Pembangunan Di Desa Tawangharjo Semakin Pesat Berkat Adanya Dana Desa - ourview

Informatif Dan Menghibur

Breaking

Monday, September 9, 2019

Pembangunan Di Desa Tawangharjo Semakin Pesat Berkat Adanya Dana Desa


Grobogan- Lingkaran, Sejak pemerintah secara resmi menggelontorkan dana untuk pembangunan di desa, yang disebut dana desa maka perkembangan pembangunan di desa sangat pesat.

Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, kemajuan desa banyak dirasakan oleh masyarakat desa salah satunya adalah desa Tawangharjo kecamatan Tawangharjo kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Dibawah kepemimpinan Kades Abdul Rochim  Dana desa di desa Tawangharjo ini betul-betul dirasakan oleh warganya.

Semenjak adanya dana desa jalan-jalan yang dulu masih makadam, sekarang sudah halus. Karena sudah diganti dengan rabat beton.

Termasuk juga dengan pembangunan talud, sehingga masyarakat tidak lagi kawatir jalan longsor. Karena pembuatan talud di titik-titik rawan longsor terus dilakukan.

Dana desa sendiri tujuannya sangat mulia, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, diperuntukkan bagi Desa, ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota, digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan.

Dengan tujuan untuk pemerataan pembangunan, baik itu pembangunan fisik maupun sumber daya manusia Indonesia seutuhnya, maka dana desa digelontorkan.

Karena pemerintah ingin mewujudkan kesejahteraan di desa sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial antara di kota dengan di pedesaan.

Lebih lanjut Abdul Rochim  mengatakan bahwa berkat adanya dana desa, "Kemajuan pembangunan di desanya berjalan signifikan sehingga masyarakat merasakan adanya pembangunan tersebut."

Ia menyebutkan dana desa dan dana lainnya yang diterima untuk menyelenggarakan pembangunan fisik dan nonfisik.

Seperti membangun drainase, jalan rabat beton, gorong-gorong, dan masih banyak lagi, termasuk dipakai untuk pemberdayaan masyarakat dan insentif guru PAUD, guru TK, dan pelatihan LPM selalu kami kerjakan dengan transparan.

Sementara itu Riyanto Ketua TPK desa Tawangharjo  mengatakan kepada tim media bahwa menjadi TPK tidaklah pekerjaan yang mudah, dirinya tidak mau salah sedikitpun dalam melaksanakan pembangunan ini,  "Justru pihak desa harus siap ngalah sedikit, karena setiap kegiatan yang dibiayai menggunakan dana desa ini selalu dikerjakan oleh masyarakat sekitar."

"Masyarakat pun banyak memanfaatkan momen tersebut, yakni membangun dengan kualitas terbaik. Salah satu contoh adalah pembangunan jalan rabat beton yang ada di dusun Wonoboyo. Spesifikasi jalan rabat beton yang seharusnya tebalnya 15 cm, malah jadi 20 cm. Tapi kami selaku tim kegiatan desa tetap senang karna jika kualitas pembangunan baik kami juga yang merasakan."

Dari waktu kewaktu pembangunan di desa Tawangharjo semakin maju, sehingga pantas jika mendapat pujian dari berbagai tempat. GusT

No comments:

Post a Comment