Pak Ganjar Geram, Viral Video Pembullyan 3 Siswa di Purworejo dengan Siswi sekelasnya - ourviewpoint

Breaking

Wednesday, February 12, 2020

Pak Ganjar Geram, Viral Video Pembullyan 3 Siswa di Purworejo dengan Siswi sekelasnya



Jakarta–Ourviewpoint, Video bully kembali terjadi dan membuat viral media social kemarin, Rabu (12/02/20). Pembullyan ini terjadi di salah satu SMP di  Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, tidak hanya netizen tapi kasus ini langsung ditanggapi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam akun resmi twitter nya pak Ganjar merespon sangat cepat dan telah menelepon kepala sekolah (kepsek) dan Bupati Purworejo Agus Bastian untuk segera turun tangan menangani kasus yang mencoreng dunia pendidikan itu.


Pak Ganjar juga meminta pengawas sekolah segera turun ke SMP yang menjadi lokasi bullying. "Besok Saya minta pengawas sekolah & dari dinas untuk turun agar bicara dengan ortu anak-anak itu. Pak Bupati juga sudah saya kontak.”
Diketahui dalam video terdapat 3 siswa sedang membully dengan candaan dan tertawa kepada seorang siswi yan ditendang dan dipukuli oleh. Dalam video berdurasi 28 detik itu, terlihat seorang pelajar perempuan berkerudung duduk di dalam kelas sambil menunduk. Di belakangnya, seorang siswa juga terlihat duduk. Seorang siswa memukul kepala korban dengan tertawa dan bercanda . Korban terlihat memegang kepalanya, tapi tidak melawan dan hanya menunduk. Siswa yang sama kemudian menendang korban beberapa kali.
Aksi pelajar itu diikuti dua temannya. Mereka menendang korban berkali-kali dan bergantian. 3 siswa itu juga bergantian memukuli korban dengan tangan kosong, sapu, dan tongkat. Bahkan, suara tendangan sangat terdengar di video, menandakan kuatnya tenaga pelaku saat menendang korban. Kursi yang diduduki korban juga terdengar bergeser saat ketiga pelajar itu bertubi-tubi menganiayanya.
Korban yang awalnya hanya diam menunduk, akhirnya menangis sambil tetap tertunduk di kursinya. Mendengar korban menangis, ketiga pelaku bukan kasihan tapi malah tertawa-tawa kesenangan.
Aksi pembullyan ini berlangsung di dalam kelas yang sepi. Hanya ada korban dan ketiga pelaku. Tidak ada siswa lain maupun guru lain yang bisa menghentikan aksi ketiganya. Kasus ini cukup membuat prihatin semua orang, dimana laki-laki yang seharusnya menjaga dan menghargai perempuan malah melakukan pembullyan ini. 

Saat ini ke 3 pelaku tersebut sudah diamankan. Tetap waspadai apa yang terjadi sekitar tetap menjaga diri. Han-Sumber:Jatenginews



No comments:

Post a Comment